This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

26 Desember, 2009

Puasa menuju derajat Taqwa


Khutbah jum'at Puasa menuju derajat Taqwa - Atas dasar keimanan kita semua, kita telah diperintah oleh Allah swt., melalui firman-Nya yang tertulis dalam al Qur’an untuk menjalankan puasa.

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ .

Alhamdulillah, seruan berpuasa itu telah kita jalankan sepenuhnya dengan ikhlas. Lebih dari itu, di bulan puasa ini, sebagaimana yang disampaikan dan sekaligus dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw, sosok manusia yang paling mulia dan kita cintai, agar ibadah puasa disempurnakan dengan amal ibadah lainnya, seperti tadarrus al Qur’an, sholat taraweh, bersedekah, zakat fitrah dan lain-lain. Semoga dengan itu semua, Allah swt., benar-benar mengangkat derajat kita sebagai orang yang telah mendapatkan ampunan dan ridha-Nya.

Memang tidak semua orang yang berpuasa mendapatkan derajad taqwa, karena puasanya kurang sempurna, hingga dari puasanya itu hanya akan mendapatkan lapar dan dahaga. Tetapi insya Allah puasa kita semua, tidak sebagaimana yang disinyalir oleh hadits tersebut. Puasa kita telah mendapatkan dampak yang positif dalam membangun pribadi kita semua.

Kaum muslimin dan muslimat, saudaraku yang berbahagia,
Setelah bulan Ramadhan ini, Insya Allah kita meneruskan perjalanan ke bulan berikutnya ialah bulan Syawwal. Syawwal artinya adalah peningkatan, yaitu peningkatan derajat ketaqwaan kita. Semoga Allah juga memberikan identitas kita semua sebagai orang yang bertaqwa dan kualitas kita berhasil meningkat, sebagaimana maksud nama dari bulan ini, ialah Bulan Syawwal.

Sosok manusia hingga disebut sebagai telah bertaqwa menyandang ciri-ciri sebagaimana disebutkan dalam al Qur’an pada surah al Baqoroh ayat dua hingga ayat empat sebagai berikut :

.
الَذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلاَةَ وَ مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُوْنَ وَ الَذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَا أُنْزِلَ إلَيْكَ وَ مَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَ بِالآخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَ

Dari ayat al Qurán tersebut dapat kita tangkap bahwa ciri-ciri orang yang bertaqwa adalah (1) beriman kepada yang ghaib, (2) menjalankan sholat dengan khusyu’, (3) menafkahkan sebagian rizkinya, (4) beriman kepada kitab-kitab Allah, dan (5) mereka yakin akan terjadinya hari akhir.
Catatan: Khutbah belum lengkap, maka silahkan download lengkapnya....

23 Desember, 2009

Speedy hadir di kota Sape

Beberapa hari yang lalu, tak sengaja melihat spanduk berwarna dominan merah terpajang di salah satu ruko mungil belakang masjid besar Sape. spanduk bertuliskan kurang lebih seperti ini "Kini Speedy hadir di kota anda". Awalnya cuek aja, namun setelah berulang kali lewat depan ruku tersebut ko' malah jadi penasaran. hehehe dari pada mati dalam keadaan penasaran mending di lepas aja rasa itu.
Ku parkir motor "Si Hitam" di halaman masjid sekalian sambil nunggu waktu shalat Ashar tiba, ku sempatkan diri melangkah menuju ruko tadi dan bertanya di sana, Emang benar Speedy telah masuk di Sape?
Pria ganteng itu menjawab dengan gaya cuek... "ya" sambil memegang tang krimping dan kepala RJ 45 di tangan kananya.

Speedy oh Speed...
Layanan ini memberikan jaminan kecepatan sesuai dengan paket layanan yang digunakan dari modem pelanggan sampai ke BRAS (broadband remote access server) dengan pilihan kecepatan akses 1 Mbps per line. Sebagai perbandingan, kecepatan akses teknologi dial-up yang digunakan oleh layanan Telkomnet Instan adalah 56 kbps per line.
Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi situs resminya "Telkom Speedy". Dan kami berharap agar speedy benar-benar speed hehehehe....
Peace

20 Desember, 2009

Mahalnya Harga Hidayah


Mahalnya harga hidayah - Carut marut kehidupan umat manusia hari ini, tak terkecuali di Indonesia yang mayoritas Muslim, sebagai akibat jauhnya mereka dari Hidayah (petunjuk) Allah. Carut marut itu terlihat dalam semua level kehidupan, sejak dari kehidupan individu, rumah tangga, masyarakat sampai Negara. Akibatnya, terjadi kekacauan hidup dan kezaliman di mana-mana dan di semua lini kehidupan. Yang paling menyedihkan dan mengerikan lagi, manusia hari ini berlomba-lomba membangkang kepada Allah; Tuhan Pencipta mereka sendiri. Bahkan banyak pula yang bersumpah atas nama Allah untuk kufur pada-Nya dan menyingkirkan hukum Allah dari lapangan kehidupan serta menerapkan hukum jahiliyah sebagai gantinya. Anehnya, mereka masih saja mengklaim sebagai Muslim.

Pertanyaan yang sering muncul ialah : Mengapa manusia ada yang beriman kepada Allah dan hukum Allah dan ada pula yang kafir (mengingkari) Allah dan hukum-Nya dan atau beriman kepada Allah tetapi kafir pada hukum Allah? Kenapa tidak Allah ciptakan saja semua manusia itu beriman kepada-Nya dan kepada hukum-Nya. Bukankah Allah itu Maha Kuasa?
Allah, Sebagai Tuhan Pencipta manusia mempersilahkan manusia itu sendiri yang memilih jalan hidup yang akan mereka jadikan aturan dan standar kehidupan di dunia ini, apakah jalan iman (keyakinan dan ketaatan) kepada-Nya, atau jalan kufur (pengingkaran dan maksiat) kepada-Nya, hukum dan sistem-Nya. Namun setiap pilihan itu akan mengandung konsekuensi akhirat yang berbeda. Allah menjelaskan :
وَقُلِ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكُمْ فَمَنْ شَاءَ فَلْيُؤْمِنْ وَمَنْ شَاءَ فَلْيَكْفُرْ إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا وَإِنْ يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي الْوُجُوهَ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَاءَتْ مُرْتَفَقًا (29) إِنَّ الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلًا (30) أُولَئِكَ لَهُمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهِمُ الْأَنْهَارُ يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَيَلْبَسُونَ ثِيَابًا خُضْرًا مِنْ سُنْدُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ مُتَّكِئِينَ فِيهَا عَلَى الْأَرَائِكِ نِعْمَ الثَّوَابُ وَحَسُنَتْ مُرْتَفَقًا (31)
Dan katakanlah: "Kebenaran (Al-Qur’an) itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir." Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. (29) Sesungguhnya mereka yang beriman dan beramal shaleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik.(30) Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka syurga 'Adn, mengalir sungai-sungai di bawahnya; dalam syurga itu mereka dihiasi dengan gelang mas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah. (31) (QS. Alkhafi : 29 – 31)
Catatan: Download khutbah lengkapnya...

19 Desember, 2009

khutbah Jum'at Zakat

Khutbah Jum'at Zakat - Kita diberi kesempatan mengeluarkan sebagian dari bahan makanan kita untuk saudara-saudara kita yng berhak menerimanya lewat zakat fitrah. Di samping makna solidaritas yang terkandung di dalam zakat fitrah itu, seperti hadits yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, zakat fitrah itu berfungsi untuk membersihkan orang yang berpuasa dari keterlanjurannya beromong kosong dan berkata buruk saat berpuasa, bahkan menurut hadits riwayat Abu Hafsih Bin Shaahin, puasa Ramadhan bergantung antara langit-langit dan bumi dan hanya zakat fitrahlah yang dapat menaikkannya ke atas.
Kewajiban membayar zakat fitrah ini - menurut Imam Syafi’i RA - di fardlukan kepada setiap muslim yang merdeka atau hamba Muba’ad yang memiliki kelebihan bahan makanan di malam dan hari lebarannya, juga pakaian dan tempat tinggal yang layak bagi semua keluarga yang menjadi tanggung jawab nafaqahnya. Adapun tentang waktu wajibnya adalah sejak tenggelamnya mata hari di hari terakhir
bulan suci Ramadhan, dan boleh saja membayarkan zakat fitrah sejak telah masuknya bulan suci Ramadlan dengan niat Ta’jil. Sedangkan membayarkan zakat fitrah setelah dilaksanakannya sholat idul fitri hingga tenggelamnya mata hari juga masih diperkenankan atau masih diterima, tetapi dengan niat mengkodlo’i-nya.
Mudah-mudahan zakat fitrah kita, dapat menyempurnakan ibadah puasa kita, sehingga Allah mengampuni kita, merahmati kita, dan membebaskan kita dari api neraka. Dan moga-moga pula, Allah masih menganugerahkan kekuatan kepada kita untuk dapat melengkapi ganjaran ibadah puasa itu dengan kesediaan kita nantinya.
Download lengkapnya...

17 Desember, 2009

Predikat Orang Taqwa


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ،
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ 3 x
أللهُ أكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةُ وَأَصِيْلاً، لاَ إلهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّجُنْدَهُ وَهَزَمَ اْلاَحْزَابَ وَحْدَهُ، لاَ إلهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ.
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي جَعَلَ الْيَوْمَ عِيْدًا لِّلْمُسْلِمِيْنَ، وَحَرَّمَ عَلَيْهِمْ فِيْهِ الصِّيَامَ، وَنَزَّلَ الْقُرْآنَ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ، وَهُوَخَيْرَ النِّعَمِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مَنِ اصْطَفَى، مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِاللهِ،
وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ وَّالاَهُ. اَمَّا بَعْدُ، فَيَاعِبَادَاللهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِى وَاِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

اَللهُ أكْبَرُ اَللهُ أكْبَرُ اَللهُ أكْبَرُ وِللهِ الْحَمْدُ
Kaum muslimin Saudaraku yang berbahagia,
Marilah kita sejenak memanjatkan rasa syukur ke hadirat Allah swt., pada pagi hari ini kita semua dipertemukan oleh Allah di tempat yang mulia, untuk merayakan idul fitri 1432 H, setelah sebulan penuh kita semua menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadhan. Sholawat dan salam semoga senantiasa terlimpah pada junjungan kita Nabi Besar Muhammad saw, keluarga dan shohabatnya, serta siapa saja yang mencintai dan mengikutinya.
Atas dasar keimanan kita semua, kita telah diperintah oleh Allah swt., melalui firman-Nya yang tertulis dalam al Qur’an untuk menjalankan puasa.

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ .

Alhamdulillah, seruan berpuasa itu telah kita jalankan sepenuhnya dengan ikhlas. Lebih dari itu, di bulan puasa ini, sebagaimana yang disampaikan dan sekaligus dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw, sosok manusia yang paling mulia dan kita cintai, agar ibadah puasa disempurnakan dengan amal ibadah lainnya, seperti tadarrus al-Qur’an, sholat taraweh, bersedekah, zakat fitrah dan lain-lain. Semua itu telah kita jalankan bersama, sebagai pertanda ketaatan kita padanya. Semoga dengan itu semua, Allah swt., benar-benar mengangkat derajat kita sebagai orang yang telah mendapatkan ampunan dan ridha-Nya.
Memang tidak semua orang yang berpuasa mendapatkan derajad taqwa, karena puasanya kurang sempurna, hingga dari puasanya itu hanya akan mendapatkan lapar dan dahaga. Tetapi insya Allah puasa kita semua, tidak sebagaimana yang disinyalir oleh hadits tersebut. Puasa kita telah mendapatkan dampak yang positif dalam membangun pribadi kita semua.


اَللهُ أكْبَرُ اَللهُ أكْبَرُ اَللهُ أكْبَرُ وَلِلّهِ الْحَمْدُ

Kaum muslimin dan muslimat, saudaraku yang berbahagia
Jika dalam ibadah haji, kita menyebut mereka yang menunaikannya sebagai tamu Allah, karena mengunjungi rumah Allah yaitu ka’bah, maka pada bulan suci Ramadhan apa salahnya kita, sebagai musafir dalam kehidupan ini, kita menyebut diri sebagai tamu bulan mulia yaitu Bulan Ramadhan. Sebagai seorang tamu, kita telah mengikuti apa saja yang digariskan oleh tuan rumah. Siangnya kita diwajibkan puasa, malamnya dianjurkan sholat tarweh dan tadarrus al Qurán, Semua telah kita jalankan sebaik-baiknya. Bulan Ramadhan sebagai tuan rumah selalu muncul setiap tahun, sedangkan kita hanya beberapa puluh kali saja menjadi tamunya. Semoga, kemuliaan Bulan Ramadhan juga menjadikan kemuliaan kita semua.
Kemuliaan Bulan Ramadhan itu ditandai dengan beberapa hal, yaitu di antaranya bahwa beberapa ayat al Qur’an diturunkan yang pertama kali pada Bulan Ramadhan. Bahkan menurut catatan sejarah, tidak saja al Qur’an yang diturunkan pertama kali di Bulan Ramadhan, melainkan juga kitab suci lainnya. Kitab Taurat, Zabur dan Injil semuanya juga diturunkan pada Bulan Ramadhan. Allah swt., memberikan keistimewaan pada Bulan Ramadhan.
Pada Bulan Ramadhan pula ditetapkan satu malam sebagai malam istimewa, disebut sebagai lailatul qadar. Lailatul qadar, ditegaskan oleh Allah swt., lebih utama dari seribu bulan. Maka, sangat mulia dan beruntung bagi siapapun yang mendapatkan malam yang istimewa itu. Selain itu, pada Bulan Ramadhan juga dicurahkan rahkmat dan ampunan Allah. Menurut berbagai riwayat pada Bulan Ramadhan, pintu-pintu sorga dibuka lebar-lebar, dan sebaliknya pintu neraka ditutup.

Catatan:
Khutbah di atas belum lengkap, silahkan download lengkapnya...

17 November, 2009

Untuk para pelanggar lalu lintas


Kurang vit ya gitulah kadang dirasakan, layak iman kita dalam melaksanakan kewajiban sebagai hamba yang mengerti
1. Pemberi suap untuk perkara ini di ancam pasal 209 KUHP dengan pidana penjara salama-lamanya 2 tahun 8 bulan.

2. Tilang ini merupakan surat panggilan untuk menghadap ke pengadilan Negeri pada tempat, hari, tanggal dan waktu yang telah ditetapkan sehubungan dengan pelanggaran yang telah dilakukan untuk diadili dan dijatuhkan hukuman serta melakukan hukuman di maksud.
3. Apabila dengan sengaja tidak memnuhi surat panggilan ini dapat dituntut melanggar pasal 216 ayat 1 KUHP yang diancam dengan pidana penjara maksimal 4 bulan 2 minggu atau dengan maksimum lima belas kali Rp. 600,-
4. Apabila dalam tempo lima hari diterimanya surat tilang ini tidak menyerahkan uang titipan sebagaimana tertera dalam tilang di balik ini atau angka pinalti sudah mencapai angka 36 maka SIM dibatalkan (Uji Ulang).

PERHATIAN UNTUK PETUGAS
Penerima suap perkara ini diancam pasal 419 KUHP dengan pidana penjara maksimal 5 tahun.

31 Oktober, 2009

Soal CPNS 2009

Soal CPNS Siang itu udara begitu panas, ketika selesai jam pelajaran ke 6 berakhir pula tugas ngajarku hari itu. beberapa jam yang lalu saya di telpon adik tuk bawakan Soal CPNS 2008 tahun lalu Karena beliau ingin mempelajarinya dalam rangka persiapan ujian CPNS 2009 ini yang tinggal beberapa hari di gelar di Kota dan Kabupaten Bima. Setiba di perbatasan Wawo dan Kota BIMA disana ada razia "Operasi Kelengkapan Kendaraan dan embel-embelnya" hehehe... apa boleh bobot, berhubung SIM ga punya, STNK mati maka terjadilah tawar menawar harga. ah lupakan itu tuk sementara mending kita ciritakan sesampai di kota BIMA. emang elho dari mana tadinya? dari sape om.

Ternyata oh ternyata... Sesampainku pada rumah ade'ku tersayang dia telah memiliki contoh soal seperti yang kubawakan, dan dia langsung minta tolong tuk carikan dan Download di Internet. Nasib oh Nasib... sebagai kaka' yang baik tak ada salahnya menolong ade' yang minta tolong, lagian tidak sering ko' cuma sekali ini saja. Warnet sasaran... oh Panas... "warnet pertama ga pasang AC" tak betah, keringat bercucuran ke seluruh tubuh... hu bau. Soal CPNS 2009 - itu kata kunci yang ku pertaruhkan pertama kali ketika http://google.com tampil. oh tidak... Kerja keras adalah Energi Kita tiba-tiba terlintas dalam pikiran. beberapa hari yang lalu, blogger gaelby menyinggung kalau saat ini ada kontes seo yang diadakan pertamina berhadiah Motor.

27 Oktober, 2009

Pantai Papa Kecamatan Lambu Bima

Objek wisata Pantai Papa di Kecamatan Lambu Kabupaten Bima cukup menjanjikan keindahan bagi pengunjungnya. Perjalanan pengunjung ditandai jalan menanjak dan berkelok-kelok. Semak belukan dan rerumputan hijau sepanjang jalan akan memberikan suasana tersendiri bagi pengunjungnya. Memasuki objek wisata ini pengunjung akan disuguhi dengan panorama pantai yang mempesona. Hamparan pasir putih sejauh puluhan kilometer dan gugusan pulau-pulau kecil akan memberikan kesejukan jiwa bagi pengunjung yang mau menikmatinya. Dari kejauhan nampak puncak gunung Sangiang menjulang tinggi yang seakan-akan mau mengatakan agungkanlah alam ciptaan Tuhan.

23 Oktober, 2009

Bahaya Virus Materialisme

Kaum Muslimin rahimakumullah…
Materialisme adalah faham hidup yang dianut banyak manusia sejak dahulu kala sampai hari ini. Bahkan IBLIS adalah BAPAK MATERIALISME PERTAMA di alam semesta ini. Kebanggaannya dan klaimnya yang tidak didasari pengetahuan, bahwa api lebih baik dari tanah adalah bukti bahwa Iblis adalah penganut faham materialisme pertama. Kemudian diteruskan oleh anak cucu Adam yang tergoda dan tertipu oleh Iblis khususnya bangsa Yahudi.
Tidak ada perbedaan mendasar antara materialisme di zaman prasejarah maupun di zaman moderen sekarang ini. Secara umum, materialisme terbagi kepada tiga kategori:
a. Materialisme yang berkedok ilmu pengetahuan seperti yang dikembangkan kaum evolusionis. Pemikiran seperti ini bermuara dari falsafah materialisme yang dikembangkan Barat yang meneruskan pemikiran dan falsafah Yunani Kuno. Kaum materialis yang berkedok ilmu pengetahuan ini sesungguhnya menafikan keberadaan Tuhan Pencipta alam semesta. Tokoh klasiknya yang diagungkan di zaman moderen adalah Charles Darwin. Darwin dengan teori evolusinya yang miskin argumentasi itu telah banyak menyesatkan manusia, tak terkecuali dari kalangan Muslim. Ironisnya, teori evolusi telah menjadi landasan berfikir peradaban Barat moderen dan juga Dunia Islam yang terpengaruh oleh peradaban Barat, paling tidak satu abad belakangan.
Teori yang dikembangkan kaum evolusionis-materialis ini telah melahirkan generasi atheist di berbagai belahan dunia, termasuk di Dunia Islam. Namun demikian, teori yang sempat dibanggakan oleh berbagai kalangan ilmuwan dunia sekitar satu setengah abad ini secara ilmiah telah kandas sejak awal abad 20 karena nyata-nyata bertentangan dengan berbagai penemuan ilmiah yang tak terbantahkan, seperti teori Big Bang, penemuan sisa-sisa radioaktif oleh ilmuwan NASA tahun 1988 dan berbagai penemuan ilmiah lainnya dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan moderen seperti embriologi, astronomi dan sebagainya. Semua penemuan tersebut dengan jelas membuktikan adanya Zat Pencipta alam semesta yakni Allah Ta’ala. Kendati demikian, pengaruh faham materialisme yang berkedok ilmu pengetahuan tersebut masih kuat dalam kehidupan manusia moderen karena telah menjadi kultur/budaya.
b. Materialisme yang berbasis sosial ekonomi. Faham materialisme ini boleh dikatakan sebagai saudara kembar faham materialisme yang berkedok ilmu pengetahuan. Kendati materialisme berbasis sosial ekonomi ini tidak sevulgar jenis yang pertama dalam menolak dan menafikan eksistensi Tuhan Pencipta, namun implikasinya dalam kehidupan sama saja, yakni penolakan atas konsep Tuhan Pencipta secara total atau setengah-setengah dan pada waktu yang bersamaan terjebak mempertuhankan benda dan apa saja yang berbentuk materi khususnya harta benda, pangkat dan lain sebagainya.
c. Materialisme yang berbasis tanah dan air atau apa yang disebut dengan faham nasionalisme. Faham materialisme jenis ini sesungguhnya sudah terkikis dari atas bumi, khususnya di negeri-negeri Islam sejak Rasululllah Saw. mendeklarasikan pertama kali Negara Madinah, sebuah negara moderen yang didasari falsafah dan ideologi Tauhid yang menjadi dasar konsep kenegaraan dan pemerintahan moderen. Di antaranya ialah standarisasi loyalitas terhadap tanah tempat kelahiran manusai bukan berdasarkan keturunan, warna kulit, bahasa, suku, tempat dan tanggal lahir dan sebagainya, melainkan berdasarkan komitmen ideologi terhadap Tuhan Pencipta, serta tegaknya nilai-nilai kebenaran dan keadilan di tengah masyarakat, kendati mereka berbeda suku, warna kulit, bahasa, dan bahkan berbeda agama sekalipun. Hal itu disebabkan, karena bumi, langit dan semua makhluk yang ada di dalamnya dan di antara keduanya, termasuk manusia adalah makhluk (diciptakan) Allah Ta’ala.
Kondisi seperti itu tegak berdiri sampai tahun 1924 atau sekitar tahun 1344 hijriyah. Setelah Khilafah Islamiyah Utsmaniah tumbang dan hancur di tangan Mustafa Kemal Ataturk, faham materialisme berbasis nasionalisme mulai berkembang dan bahkan eksis kembali di dunia Islam sehingga dunia Islam yang tadinya satu, tercabik-cabik menjadi lebih dari 50 negara dan pemerintahan, bahkan ada yan penduduk aslinya hanya sekitar 500.000 jiwa saja seperti Brunai, Qatar dan sebagainya. Dunia Islampun menjadi lemah dan menjadi santapan empuk atau boneka kaum kolonialis Eropa dan Amerika.

Catatan:
Download Khutbah Selengkapnya...

22 Oktober, 2009

Antara Wali Allah dan Wali Setan

Kaum Muslimin rahimakumullah…
Dalam masyarakat kita, istilah wali Allah (Waliyyullah) sudah tidak asing lagi. Bahkan ada sembilan tokoh dan ulama Islam yang dimasukkan ke dalam kategori waliyullah tersebut yang terkenal dngan sebutan ‘WalI Songo”. Sampai hari ini, sebagian masyarakat kita masih mengagungkan mereka, kendati dengan cara yang keluar dari tuntunan Islam seperti datang ke kuburan mereka sambil meminta berkah, harta, panjang umur dan sebagainya, baik permintaan itu secara langsung kepada mereka maupun dengan cara tawassul (perantara).
Adapun istilah wali setan (waliyusy-syaithan) masih jarang dibahas dan dijelaskan dalam masyarakat. Padahal, untuk mengetahui apakah seseorang itu benar waliyullah, maka perlu dikomparasikan (dibandingkan) dengan wali setan. Karena karakter, sifat, prilaku dan gaya hidup wali Allah itu memiliki ciri-ciri tersendiri dan bertolak belakang dengan karakter, sifat, prilaku dan gaya hidup wali Setan.
Dalam Al-Qur’an dijelaskan secara rinci sifat, karakter dan gaya hidup wali Allah dan wali setan itu, agar kita, kaum Muslimin, dapat memahami apa sebenarnya yang dimaksud dengan wali Allah itu dan tidak salah kaprah dalam mengikuti dan menempatkan seseorang. Sebab, bisa saja wali Allah kita yakini dan sikapi sebagai wali setan, sedangkan wali setan kita tempatkan dan sikapi sebagai wali Allah. B
Bila hal tersebut terjadi, jalan hidup kita akan kacau berantakan dan keluar dari ketentuan Allah dan teladan Rasulullah Saw. Oleh sebab itu, memahami perbedaan antara wali Allah dan wali setan itu sangatlah penting, apalagi kita hidup di akhir zaman sekarang ini yang mana setan benar-benar mendominasi karakter, sifat dan gaya hidup manusia.
Kaum Muslimin rahimakumullah…
Dalam Al-Qur’an terdapat 36 ayat yang terkait dengan ‘wali’ tersebut. Dari 36 ayat itu terdapat kata awliya’ (dalam bentuk jamak/plural) sebanyak 33 kali dan dalam bentuk mufrad /tunggal(wali) terdapat 5 kali, yakni pada surat Al-Baqarah : 257, Al-Maidah : 55, As-Syura : 9 dan 28, dan Al-Jasyiyah : 19. Dari 38 kali sebutan wali (dalam bentuk jamak dan tunggal) itu Allah menjelaskan kepada kita bahwa pengertian wali itu ialah orang yang mengikuti jalan hidup.
Jika ia mengikuti jalan hidup yang diturunkan Allah melalui rasul-Nya, maka orang tersebut disebut waliyullah (wali Allah). Sebaliknya, jika orang tersebut mengikuti jalan hidup setan, baik dari kalangan jin maupun manusia, maka ia disebut waliyyusy-yaithan (wali setan). Mereka juga disebut Al-Qur’an Ikhwanusy-syayathin (saudara-saudara setan).

Catatan:
Download khutbah lengkapnya...

Kejujuran vs Kebohongan

إن الحمد لله وحده, نحمده و نستعينه و نستغفره ونتوب اليه ونعوذ بالله من شرور أنفسنا وسيئات أعمالنا من يهد الله فهو المهتد ومن يضلله فلن تجد له وليا مشرشدا, أشهد أن لا اله الا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدا عبده ورسوله بلغ الرسالة وأدى الأمانة ونصح للأمة وتركنا على المحجة البيضاء ليلها كنهارها لا يزيغ عنها الا هلك, اللهم صل وسلم على نبينا محمد وعلى آله وصحبه ومن دعا بدعوته الى يوم الدين. أما بعد, فيا عباد الله اوصيكم ونفسي الخاطئة المذنبة بتقوى الله وطاعته لعلكم تفلحون. وقال الله تعالى في محكم التنزيل بعد أعوذ بالله من الشيطان الرجيم : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ (ال عمران : 102)
Kaum muslimin rahimakumullah…
Pertama-tama, marilah kita tingkatkan kualitas taqwa kita pada Allah dengan berupaya maksimal untuk melaksanakan apa saja perintah-Nya yang termaktub dalam Al-Qur’an dan juga Sunnah Rasul saw. Pada waktu yang sama kita dituntut pula untuk meninggalkan apa saja larangan Allah yang termaktub dalam Al-Qur’an dan juga sunnah Rasul Saw.
Hanya dengan cara itulah ketakqawaan kita mengalami peningkatan dan perbaikan…. Selanjutnya, shalawt dan salam mari kita bacakan untuk nabi Muhammad Saw sebagaiman perintah Allah : Wahai orang-orang beriman, ucapkan shalawat dan salam pada nabi (Muhammad) Saw. dalam Al-Qur’an, surah Al-Ahzab : 56 :
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Kaum Muslimin rahimakumullah….
Berbagai kejahatan yang terjadi dan terkuak belakangan ini, seperti korupsi besar-besaran di kalangan sebagian pejabat, kolaborasi pengusaha dan penguasa (pejabat), mafiah hukum dan peradilan, peredaran narkoba yang telah menyerang dunia anak-anak, pergaulan bebas di kalangan remaja dan masyarakat umum lainnya yang sangat mengkhawatirkan, kekacauan rumah tangga sebagai akibat perselingkuhan, dan berbagai tindakan kriminal lainnya yang frekuensinya semakin hari semakian meningkat, merupakan fenomena kehidupan yanhg amat menakutkan dan menjadi ancaman yang sangat membahayakan kehidupan kita semua.
Fenomena tersebut lebih menakutkan dan lebih besar bahayanya dari pada ancaman gempa, terorisme dan berbagai penyakit fisik yang akhir-akhir ini terjadi. Karena, berbagai tindakan kejahatan tersebut dapat menghancurkan sebuah bangsa dan sebuah Negara. Kehancurannya bukan saja di dunia, akan tetapi di akhirat juga. Semua itu bermuara dari lenyapnya kejujuran dan suburnya kebohongan dalam kehidupan kita saat ini.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa di mana-mana kita sulit menemukan sebuah kejujuran dalam masyarakat, sebaliknya di mana-mana kita dengan mudah menemukan kebohongan demi kebohongan. Di rumah, kita dengan mudah menemukan ketidak jujuran antara suami dan istri dan antara anak dengan orang tuanya.
Di pasar, kita dengan mudah menemukan pedagang yang tidak jujur dalam sukatan dan timbangan. Di kantor dan tempat kerja, khususnya di lembaga-lembaga pemerintahan, dengan mudah kita menemukan kebohongan dan ketidak jujuran. Di pengadilan dan penegakan hukum, dengan mudah kita temukan kebohongan dan ketidak juran. Di kalangan pengusaha dan bahkan di kalangan poltisi, dengan mudah kita temukan kebohongan dan ketidak jujuran.

Catatan:
Download khutbat lengkapnya...

17 Oktober, 2009

Jangan ber facebook pake HP

Mengakses Facebook dengan Handphone atau HP atau Ponsel kadang memudahkan, tapi sadarkah kalian apa dibalik kemudahannya itu. Memudahkan berarti ada hal yang harus di singkirkan. ketika ada yang tersingkirkan maka komponen atau fasilitasnya pincang. dan kalau telah pincang maka tak bekerja sesuai yang di harapkan. terus.... terus... "terus apa" hehehe...

Sebenarnya dari putar balik dan balik putar kata-kata diatas itu hanya satu pesan yang ingin kusampaikan. Apa itu coy....
mau tau?
yang benar elho mau tau....?
ya udah... aq beri tau?
tapi coba pikirkan dulu...
kira-kira apa ya...?
hehehehe...
Ga puas liatnya.
gambar dan tulisannya kecil
buarrrrrrrrr

10 Oktober, 2009

RABA SEME sape

Teringat ketika masih kecil dulu, bila pulang dari kota bima maka tempat inilah jadi acuan bahwa diriku telah sampai di kampung halaman... Raba Seme ini berada tepat pada kaki gunung kabuju, bila di artikan dengan bahasa Indonesia Standar "Bendungan SEMEN"... di buat pada jaman penjajahan belanda dulu. Kalau dulu.... ini berbicara dulu, tempat ini menjadi salah satu tempat favorit para remaja, anak2 dan bahkan ortu. kenapa bisa? di tempat ini banyak tontonan menarik apalagi bila musim hujan, di ramaikan oleh remaja yang mandi-mandi. hehehe dasar orang kampung ya....

Namun kini... Raba seme sudah tak seperti dulu, kini kering, kini dangkal...

08 Oktober, 2009

Siapa jodohmu kawan

Hampir... hampir hal yang satu tak terpikirkan, Jodoh... begitu sibuk dengan hobi dan pekerjaan hingga hampir saja Istilah yang satu ini terlupakan. ketika beberapa bulan yang lewat baru sadar betul ternyata oh... ternyata dirimu dirinya dan diriku telah melaju ke pertengahan umur. Namun kala terpikirkan hal ini, malah ga "ketemu-ketemu". ada sih yg jadi target tp responnya kurang. dan ada pula yang narget padaku tp kurang serek... hehehehe

Lalu siapa jodohmu kawan? kita sebagai orang yang percaya pada pencipta maha pengatur dan maha tahu segala sesuatu, tentu saja akan ku serahkan padaNya segala urusan ini. berdo'a dan bertawakkal yang lebih penting lagi berusaha bro....

01 Oktober, 2009

Sarati

Malam penuh dengan canda tawa...
setelah sekian lama menanti kedatangan senior... akhirnya datang juga. Beliau tiada lain dan tak bukan Mstr. Black dan Mstr. Cinchin dari kota megapolitan "dompu" yang pernah membobol Srv Pentagon selama 26 jam. Malam ini beliau mendemontrasikan pada kami cara menjebol beberapa server dengan cara sederhana. Sarati nama pertemuan kami kali ini, karena nama ini digunakan sebagai identitas kami dalam merobek jantung server target.

Awalnya lumayan bingun melihat coding-coding yang di-inject, namun lama kelamaan dapat mengerti hingga mencoba sendiri dan lumayan lama baru dapat tembus.
Sayang kali ini tak datang MPK "Mantan pencuri kode" n Rakateza.

19 September, 2009

Terkagum

Pagi itu pemuda bernama Monera yang telah mencapai usia 28 tahun, dia seorang guru sukarela pada sebuah Sekolah Menengah Atas di Kecamatan paling timur di salah satu Propinsi Negara Indonesia yang diberi nama Nusa Tenggara Barat, dia pendek dan badan tidak terlalu gemuk ataupun kurus, dia baru saja kembali ke kampung halamannya setelah menimbang ilmu di kota besar sejak masih kecil, kala itu udara masih terasa dingin menembus sumsum tulang ketika mulai menyiramkan air dengan timba yang masih baru di beli oleh ibunya namun kurang cocok digunakan oleh orang dewasa yang memiliki postur tubuh seperti beliau karena ukurannya terlalu kecil hanya diperuntukkan buat kemanakannya yang kadang-kadang datang dari kota.

Sejak anak-anak dia di-didik berpenampilan rapi, sehingga menjadi suatu kebiasaan baginya dengan memilih pakaian sesuai warna favoritnya berwarna biru dan dikombinasikan dengan celana warna gelap, apalagi saat itu didukung oleh halaman rumah yang rindang ditumbuhi banyak pohon delima dan jambu serta bunga yang mekar penuh dengan warna-warni menjadi sempurnalah penampilannya saat itu.

Segeralah dia mempersiapkan motornya yang kotor, karatan karena tak pernah di bersihkan dan dicuci sejak datang dari makassar ketika usai menimbang ilmu di kota itu selama puluhan tahun. Dalam perjalanan tidak banyak orang yang disapa bahkan melemparkan senyum kecil pun enggan terhadapnya, merasa diri orang asing di kampung sendiri.

“Inikah jaman? Tak dapat di pungkiri memang karena dia telah lama meninggalkan kampung halaman sejak tamat SD 17 tahun yang lalu. Dia coba beradaptasi ulang meskipun sadar betul kalau ini merupakan tanah kelahirannya.

Diperjalanan dia teringat sesuatu yang seakan-akan mengetuk pikiran untuk memenuhi sesuatu yang tertancap begitu dalam, sehingga tak mampu untuk di cabut apalagi untuk dibuang begitu saja. Dan saat itu spontan tangan kanan yang menarik gas perlahan lemas dan dalam waktu hitungan detik jari jempol tangan kiri tiba-tiba menekan saklar weser dan menggerakkan kearah kiri sambil menginjak rem motor yang di kendarainya dengan kaki kanan yang dibungkus sepatu mulus hitam mengkilat terbuat dari kulit asli yang dibelinya di toko sepatu ternama di kota Makassar. Saat itu munir turun dari motor yang di parkirnya persis depan kios kecil yang menjajakan berbagai macam kebetuhan instan seperti rokok, makanan ringan, minuman namun tak ada yang dingin, di sana tak terlihat kulkas atau fasiltas pendingin minuman lainya, lalu datang dari kejauhan sosok lelaki tua yang begitu terlihat sederhana, dia mengenakkan pakaian kemeja usang dan sarung yang tampak begitu jelas terlihat ada tambal jahitan menempel, sekilas tumbuh benih baru dalam pikiran “seraya berkata” ini adalah “tembe nggoli” sarung yang dianyam sendiri oleh masyarakat setempat. Lelaki tua itu menghampirinya sambil menebar senyuman seakan-akan mereka telah lama saling kenal dan akrab lalu bertanya “ada yang bisa saya bantu?”. Sejenak dia terdiam dan tak berkata-kata, merasa semua penilaiannya selama dalam perjalanan tadi batal karenanya. Lalu dia menatap ke arah lemari kaca yang berisi tumpukan rokok “class mild” membelinya sebungkus dan segera berlalu menuju sekolah.

Setelah berlalu puluhan meter dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam, terlihat sosok lelaki tinggi kekar menatap tajam ke arahnya dan sosok itu adalah guru teman ngajarnya di sekolah namanya Syarif itu biasa di sapa orang, nama lengkapnya Syarifudin, S.Pd. mengajar bidang studi Matematika, dia alumni IKIP Mataram. lalu dihampirinya dan metawarkan tumpangan, dan Syarif pun ikut bersama dengan dia. Waktu terus berlalu dengan cepat, kondisi jalan dipadati motor dan bendi “benhur” sekali-kali terlihat mobil dan truk melewati jalan raya Sape. Dia memasukkan tangan kiri ke dalam saku untuk ambil ponsel dan memastikan sudah jam berapa. Sementara jarum jam menjukkan pukul 07.02, ini artinya pintu pagar sekolah akan segera ditutup. Maka Monera mulai menarik gas motor lebih kencang, dan satu persatu baik motor maupun mobil serta bendi dilewatinya dengan enteng.

“Pelan-pelan saja pak” Syarif meninggikan suara dibalik hantaman angin.
“Ah tenang… tenang saja rif..” Jawabnya singkat
“Hati-hati pak, kita berdua belum me-nikah nih” menegaskan lagi, karena mulai merasa cemas. Tangannya semakin erat memegang besi yang setengah melingkari bagian belakang motor.

Sementara jarak belum mencapai setengan perjalanan. waktu terus medesak untuk harus tiba di sekolah se-segera mungkin. Aspal jalanan sangat mendukung. Mesin motor semakin panas. Semakin ringan terasa tak menghitung beban 2 guru yang sedang dalam umur produktif itu.

Teringat, ketika tiba depan gerbang sekolah. Gerbang itu di tertutup rapat dan terlihat sebuah gembok besar menggantung di grendel. Dengan sedikit penasaran, dia coba memastikan, “apakah benar terkunci atau-kah hanya sekedar dirapatkan saja?”. Dia mendekati gerbang itu lalu meraba gembok. “Sial” ungkapnya dengan ekpresi kesal “memang telah terkunci”.
Tiada daya bercampur bimbang, seperti itulah aturan yang telah disepakati bersama oleh dewan guru dan pegawai sekolah ini. Segera dia kembali ke motornya, dan melaju dengan perlahan sambil menargetkan kemana tujuan. Kembali ke rumah, ah tidak mungkin. Pasti ibunya akan bertanya, lalu apa yang harus dijawabnya nanti. Demikian kemarin yang dialaminya.

Ibu… ibunya wanita yang paling dia kagumi, segani. Seandainya saja tuhan tidak ada. Ibunya-lah tuhannya. Dia sangat sayang pada ibunya. Dia patut pada nasehatnya. Demikian pula ibunya, begitu cintanya pada anaknya itu. Menghadiakan sebuah rumah, sebelum anaknya berkeluarga. Walaupun sebenarnya sangat berat bagi ibunya untuk membangun rumah baru lagi. “bagaimana dengan ayahnya?” juga sayang terhadapnya.

Didepan ada pertigaan, mereka pelan sambil membayangi sebuah bendi. menatap liar mata gadis cantik yang duduk paling belakang. Naluri seorang bujangan timbul seketika. Tidak menghiraukan lagi kendaraan yang datang dari arah berlawanan. Lampu weser motor telah dinyalakan ke arah kanan menandakan ia akan belok kanan. Dari arah jalur lurus muncul anak muda mengendarai motor honda revo baru. kondisi mulus mengkilat dengan kecepatan tinggi.

Terkagum, melihat keserasian wajah, mata, hidung yang tidak terlalu mancung. Sebuah kesempurnaan tuhan. “Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”. Dalam hati, ingin mengikuti kemana gadis itu akan turun. Ingin bertanya ke semua orang, “dimana rumahnya”. sejenak mengganggu benak pikirannya.

Awas……… awas………
Bruaak………..

Sekilas motornya berhamburan dijalan. Di hantam kerasnya motor revo pemuda yang tidak memperhatikan di balik pandangan-nya terhalang sebuah bendi. ternyata ada motor hendak menyebrang.

Sesaat dia tidak mengingat apa-apa, penglihatan-nya pun tidak lagi terang tajam seperti beberapa detik lalu dan terkapar sambil mencoba bangkit dibalik tumpukan rangka motor yang berada ditengah jalan itu, sementara keringat mulai memberontak mencari sela pori-pori kulit yang terbuka hendak membebaskan diri dari penjara tubuh yang sedang sok dan akhirnya berhasil membongkar benteng pertahanan dan sesaat bercucuran keringat tebal serta mengaliri seluruh tubuhnya.

namun teman boncengan belum dapat menyadarkan diri setelah terlempar keluar dari garis batas jalan hingga jatuh tergeletak kedalam kanal yang tak begitu dalam serta kering tanpa terlihat air yang tergenang. Tak lama kemudian, berdatangan orang-orang yang berada disekitar tempat kejadian dan pengguna jalan semuanya berhenti membantu, menyaksikan dan mengamati nasib 3 orang anak manusia yang sedang dalam kesakitan.

16 September, 2009

Buka Puasa Bersama SMA Negeri 1 Sape

Satu lagi berkah yang jarang bahkan tak pernah didapatkan pada kesempatan lain. Buka puasa bersama di bulan puasa memang kadang sangat memberikan banyak kesan, baik dari segi kebersamaan, hikmah, tolong menolong. teringat sewaktu kuliah dulu... pasti cari masjid tuk buka puasatp yang agak susah dikit sahurnya.. ga ada yang gratisan hehehe....
Namun kali ini, saya tidak lagi mencari masjid hanya untuk menghemat uang saku... karena di masjid sana ada yang gratian. Melainkan telah berubah level... atau naik kelas... heheheh. pada Ramadhan 1430 H / 2009 M ini saya buka puasa bersama Dewan Guru... dan juga Siswa dan siswi-siswi cantik dari Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota sape.

Setelah lapar dan dahaga terobati maka dilanjutkan dengan Shalat jamaah. dan diisi dengan kultum "hikmah puasa dan manifestasi dari puasa itu sendiri" oleh ustaz/ Guru agama SMAN 1 Sape.

Untuk Melihat photo selengkapnya: klik Facebook

15 September, 2009

Workshop SMA Negeri 1 Sape

Siapa yang bersyukur maka Allah akan menambahkan rezki padanya. Namun barang siapa yang tak bersyukur atas nikmat-Nya maka adzab-Nya amat pedih dan keras. bulan puasa memang penuh dengan berkah, salah satu berkah yang di saya rasakan adalah ketika di adakan kegiatan Workshop pada sekolah kami. sebenarnya bukan semata-mata ilmunya, tapi honornya itu lho.... hehehe. kebetulan saat itu lagi krisis-krisisnya eh malah dapat duit... biasalah ketika ada kegiatan seperti ini pasti pula ada honor masing-masing peserta "ada gula ada semut" hihihi.

Workshop kali ini, berbeda dengan workshop2 sebelumnya... klo workshop sebelumnya diadakan di luar bulan ramadhan dan tentu saja butuh konsumsi... sehingga jatah honor berkurang karena dilarikan keanggaran yg satu itu. namun kali ini anggaran untuk itu tak ada dan dialihkan semua pada honor "transportasi dan cape'nya" hehehe
Nah dari horor tersebut saya telah anggarkan tuk membeli 2 slop class mild "di pakai/hisap selama Ramadhan" dan sisanya transportasi tarwih keliling "bensin dan biaya over head"

14 September, 2009

Alih Kegiatan

Kalau tahun 2006 hingga 2008 aku kadang iseng desain blogger templates, namun kini beralih ke desain interior dan eksterior ruangan dengan nuansa islami yang langsung dapat dilihat oleh masyarakat.
Pada gambar disamping... itu adalah salah satu karya aku yang ku persembahkan pada pondok pesantren Darussakinah sangia sape. dan masih masih banyak pada beberapa tempat lain seperti masjid mushallah dan langgar.
Beberapa teman blogger, sempat bertanya kenapa aku jarang online dan kenapa tidak posting lagi... baik itu templates ataupun tutorial2.
jawaban aku singkat... karena kondisi tempat aku berada sekarang. keneksi internet tak selancar dulu.

Pada kaligrafi yang aku buat pada photo ini memakan waktu 3 hari, lumayan juga sih cape'nya, mungkin karena kurang olah raga kali ya..... heheheh

19 Juli, 2009

KAMUS Bahasa Bima

Kamus bahasa bimaBahasa Bima - kini mulai digemari di seluruh Nusantara, namun terkadang peminatnya sulit mendapatkan pengajar atau orang bima yang punya waktu luang. saya ga tau apa orang bima di perantauan sana tak bangga dengan bahasa kebesaran mereka sendiri? ataukah memang benar2 sibuk. bila kita menoleh ke orang jepang sana... mereka sangat bangga dengan bahasa negaranya sampai-sampai bila warga asing hendak bekerja ke sana wajib mempelajari dulu bahasa itu.

Edi' = Kaki
Rima' = Tangan
Loki = Pantat
woke = Pusar
Mada = "saya" Mata, Mentah (makanan)
Made = Mati (manusia, binatang, tumbuhan ataupun lampu)
Manca = bibi bukan bibir
wiwi = Bibir (lips)
Maira = ayo
maja = malu
dahu = takut
labo = dan/juga/dengan
aina = jangan
ama = papa/bapak/ayah "panggilan keren"
amba = dagang/pasar
awa = bawah
aka = sana/itu
ake = ini

12 Juli, 2009

Sara'e Bura - Sape

Plastik, kertas, daun yang berhamburan, tak terlihat disana. pasirnya begitu bersih, semakin sadarkan kita betapa kuasanya pencipta yang mengatur semua ini. Rara'e bura nama lokasi itu, berada bagian tenggara kecamatan sape. Bersama blogger gaelby, coba mena'lukkan wilayah sape, akhirnya kami nyasar hingga pada suatu tempat yang jarang manusia menjama'nya.
Amat sangat banyak peristiwa yang kami temui, yang tak dapat di lupakan gitu saja. Aneh rasa, bila di katakan aneh.. namun nyata. kami tak mimpi, tak menghayal... di tengah hutan itu, kami hanya mengikuti perasaan. berjalan kemanah langkah kami tertuju disanalah kami tiba.
sape memang sangat indah dengan alam-alamnya. Namun tak banyak orang yang mengetahui tentang itu.

05 Juli, 2009

Kelapa Muda

Siang ini saya kepingin bangat minum AIR KELAPA MUDA. Namum apa efek dari perasaan yang hendak muncrat itu. tiba-tiba teman kecil-ku menelpon, anehnya tujuan kenapa dia menelpon itu hendak mengajakku pergi minum air kelapa. walhasil saya tak berpikir lama... langsung cabut.

Air buah kelapa memiliki khasiat dan nilai gizi yang luar biasa. Bukan hanya unsur makro berupa nitrogen dan karbon, tetapi juga unsur mikro yang sangat dibutuhkan tubuh ada di air kelapa. Unsur nitrogen di dalamnya berupa protein yang tersusun dari asam amino, seperti alanin, sistin, arginin, alin, dan serin.
Jika diteliti lebih jauh, air kelapa ternyata juga mengandung beragam vitamin. Di antaranya vitamin C yang dominan, asam nikotinat, asam folat, asam pantotenat, biotin, serta riboflavin. Tak heran jika air kelapa juga dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan tradisional sekaligus kecantikan.

Di samping itu, secara khusus, air kelapa kaya akan potasium (kalium). Selain mineral, air kelapa juga mengandung gula (bervariasi antara 1,7 sampai 2,6 persen) dan protein (0,07- 0,55 persen). Karena komposisi gizi yang demikian ini, maka air kelapa berpotensi dijadikan bahan baku produk pangan.
Yang menarik, dalam mitologi Hindu dan menurut Kitab Suci Weda, kelapa merupakan “pohon surgawi.” Konon, Dewa Wisnu, membawa pohon kelapa sebagai sumber kesehatan, ketenangan, panjang usia, dan kedamaian.

Pohon kelapa dianggap suci, dan berperan penting dalam semua upacara keagamaan.

Apa saja manfaat air kelapa?:

a. Air kelapa berkhasiat sebagai diuretik, yaitu untuk memperlancar pengeluaran air seni. Air kelapa muda dicampur dengan sedikit sari jeruk sitrun bermanfaat untuk mengatasi dehidrasi, juga untuk memerangi gangguan cacing dalam perut anak-anak kecil.

b. Jika air kelapa muda yang dicampur dengan susu amat baik untuk makanan anak. Campuran air kelapa muda tersebut mempunyai khasiat untuk mencegah penggumpalan susu dalam perut, muntah, sembelit, dan sakit pencernaan.

c. Air kelapa juga mempunyai bermacam-macam khasiat sebagai obat. Di antaranya, minum air kelapa muda juga dapat membantu mengatasi pengaruh racun obat sulfa dan antibiotika lain, sehingga menjadikan obat-obat itu lebih cepat diserap darah.

d. Mencuci muka dengan air kelapa secara kontinu tiap hari dapat menyembuhkan atau melenyapkan jerawat, noda-noda hitam, kerutan pada wajah yang datang lebih dini, kulit mengering, dan wajah menjadi tampak berseri.

e. Campurlah air kelapa dengan sedikit madu. Ramuan ini merupakan tonikum yang murah tetapi berkhasiat. Ramuan ini merangsang pusat-pusat seksual tubuh dan meniadakan akibat buruk gairah seksual berlebih.

f. Jerawat membandel dapat diobati dengan campuran 25 gram pasta kunyit dengan segelas air kelapa, lalu dibiarkan selama semalam suntuk, kemudian tambahkan 3 sendok teh bubuk cendana merah. Aduk-aduklah semua bahan tersebut sampai rata, kemudian disimpan lagi tanpa terganggu selama 3 hari. Saringlah ramuan tadi dengan tiga lapis kain kasa. Simpan sari tadi dalam botol, dan oleskan pada muka dua kali sehari hingga jerawat lenyap.

g. Air kelapa juga berkhasiat sebagai obat luka, telapak kaki pecah-pecah, dan eksim. Membuat ramuannya relatif mudah. Rendamlah segenggam beras dalam air kelapa muda bersama tempurungnya sampai beras terasa asam karena peragian, kemudian beras digiling menjadi bubuk halus. Tepung beras tersebut digunakan dengan dioleskan setiap hari selama 3-4 hari pada bagian tubuh yang sakit.

h. Jika air kelapa muda dicampur dengan sejumput bubuk kunyit dan air kapur sirih dalam ukuran sama merupakan obat luka bakar dan meniadakan rasa panas pada telapak kaki dan tangan.

03 Juli, 2009

Malu ah

Rusli Zainal – Nama yang cukup akrab terdengar di telinga. Terutama dikalangan mayoritas Muslim, bahkan non-muslim pun tak sedikit menggunakan nama ini “Rusli” Diono “rusli herman bumbunan” misalnya dan masih banyak lagi. Teman saya pun ada yang menggunakan nama itu. Muhammad Rusli Djafar, dia pernah menjabat ketua osis di masa kami SMA sekitar 7 tahun yang lewat.
Sang Visioner – ketika disebut atau melihat tulisan ini, saya teringat dengan beberapa blogger cukup populer namun entah di mana keberadaan-nya kini, sang ahli, sang ilalang dan lain-lain. Meraka itulah, diam-diam saya memetik beberapa ilmu darinya, terutama di dunia blog. Detik ini saya coba melupakan mereka tuk sementara, sebab ada sosok yang memiliki pandangan dan pemikiran yang jauh ke depan. pengentasan kemiskinan, kebodohan, dan peningkatan infrastruktur yang dikenal dengan istilah “K2I” inilah nama program beliau. semoga dengan mengenal beliau hebih jauh, dapat menjadi acuan bagi saya dan tak menutup kemungkinan juga anda semua.
Gubernur – ya seorang gubernur, teringat dengan jabatan yang di-emban seorang sahabat pada masa ke-khalifaan Umar bin Khattab, yang diungkapkan oleh Dr. ‘Abd al-Rahman Ra’fat Basya dalam bukunya Shuwarun min Hayat al-Shahabah (Terjemahan Ma’mur Daud). Gubernur Sa’id bin ‘Amir al-Jumahi – nama gubernur itu. Saat itu beliau bercakap-cakap dengan ‘Umar.


Sa’id berkata : Wahai ‘Umar ! takutlah engkau kepada Allah swt. dalam memerintah manusia. Jangan takut kepada manusia dalam menjalankan agama Allah swt. Janganlah engkau berkata yang bertolak belakang dengan perbuatan. Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah yang dibuktikan dengan perbuatan. Curahkan perhatianmu kepada urusan kaum muslimin. Berikan kepada mereka apa yang kamu sukai. Dan hindarkan dari segala sesuatu yang tidak kamu sukai.
Kemudian ‘Umar bertanya, siapakah yang sanggup melaksanakan semua itu, wahai Sa’id ?
Tentu orang seperti anda, jawab Sa’id. Bukankah anda telah dipercayai oleh Allah swt. untuk memerintah umat Muhammad ? bukankah antara engkau dan Allah swt. tidak ada lagi suatu penghalang ?

Pada suatu ketika khalifah ‘Umar memanggil Sa’id untuk diserahi jabatan dalam pemerintahan. Hai Sa’id ! Engkau aku angkat menjadi gubernur di Himsh kata ‘Umar.
Maka segera Sa’id menjawab : wahai ‘Umar ! kuharap Engkau tidak mendorongku cenderung kepada dunia.
Celaka Engkau ! balas ‘Umar, marah. Engkau pikulkan beban pemerintahan ini ke pundakku dan membiarkanku repot sendirian.
Demi Allah, saya tidak akan membiarkan anda repot, jawab Sa’id.
Maka kemudian khalifah ‘Umar melantik Sa’id menjadi gubernur di Himsh.
Tidak lama kemudian sesudah Sa’id memerintah, sebuah delegasi datang menghadap kepada khalifah ‘Umar di Madinah. Delegasi itu terdiri dari beberapa penduduk Himsh yang ditugaskan oleh ‘Umar mengamat-amati jalannya pemerintahan di Himsh.
Dalam pertemuan dengan delegasi tersebut, khalifah ‘Umar meminta daftar fakir miskin Himsh untuk diberi santunan. Betapa terkejutnya ‘Umar Manakala melihat nama Sa’id ada tercantum dalam daftar fakir miskin Himsh. Maka segera beliau bertanya : Siapa Sa’id bin ‘Amir al-Jumahi yang kalian cantumkan ini ?
Gubernur kami, jawab mereka.
Betulkah gubernur kalian miskin ? Tanya ‘Umar keheranan.
Sungguh, ya Amir al-Mukminin, jawab mereka. Demi Allah, kami sering melihat di rumahnya tidak ada tanda-tanda api menyala atau tidak masak.
Mendengar jawaban delegasi itu, khalifah ‘Umar menangis. Air matanya meleleh hingga membasahi jenggotnya. Kemudian beliau mengambil pundi-pundi berisi dinar, seraya berkata : pergilah kelian kepada Sa’id dan berikan dinar ini kepadanya, guna meringankan beban rumah tangganya.
Ketika Sa’id menerima kiriman itu, beliau malah mengucapkan ‘inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Istri Sa’id terkejut lalu bertanya, apakah gerangan musibah yang menimpa ? apakah Amir al-Mukminin meninggal ? bukan, jawab Sa’id. Bahkan lebih besar dari itu. Dunia telah datang merusak akhiratku. Apakah engkau mau menolongku ? Tanya Sa’id kepada istrinya. Istrinya menjawab : Tentu aku bersedia. Kemudian Sa’id berkata : Angkatlah pundi-pundi ini dan berikan uangnya kepada fakir miskin !.

Lalu bagaimana dengan sosok Gubernur Riau HM Rusli Zainal yang sudah tidak asing lagi di Bumi Lancang Kuning, bahkan di Indonesia, namanya mulai bersinar, ketika seluruh bupati se Indonesia mendaulatnya sebagai wakil mereka di Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD). Kepercayaan ini didapat berkat keberhasilan beliau dalam memajukan Indragiri Hilir, kabupaten miskin ke-3 di Riau. Sungguh, saya belum mengenal beliau hingga kesana, lagi pula letak geografis propinsi beliu dengan propinsi asal saya ini cukup jauh.

Saya tak mengatakan bahwa beliau harus miskin layaknya gubernur said! Namun saya berharap beliau senantiasa ingat apa yang di katakan gubernur said terhadap khalifah umar

24 Juni, 2009

100 peringkat blog Indonesia terbaik


100 peringkat blog Indonesia terbaik - demikian yang tertulis di web www.topseratus.com,

Belajar Bahasa Arab - keharusan

Bahasa Arab merupakan bahasa kitab suci dan tuntunan agama Islam se-dunia, maka tentu saja merupakan bahasa yang paling signifikan bagi ratusan juta muslim sedunia, baik yang berkebangsaan Arab maupun bukan. Maksudnya adalah selain sebagai bahasa al-Qur’an juga sebagai alat komunikasi baik antara manusia dan sesamanya maupun antara manusia dengan Tuhannya yang terwujud dalam bentuk Shalat, doa dan sebagainya. Bahasa ini juga digunakanan secara resmi oleh kurang lebih 20 negara.
Bukanlah suatu kebetulan bahwa al-Qur'an diturunkan dalam Bahasa Arab justru karena kekayaan dan kesaksamaanya. Amatlah sulit kalau suatu wahyu untuk nabi penghabisan diturunkan di dalam masyarakat yang bahasanya tidak memadai untuk merekam wahyu yang mencakup perbendaharaan kata filsafat, imam, hukum, kemasyarakatan, sejarah, politik, dan lain-lain. Kata-kata wahyu seyogyanya saksama tepat, tidak boleh ditukar, baik di dalam kekhasannya maupun di dalam keumumannya, dan bahasa Arab istimewa mengenai tepat, saksama, dan terbatasnya (pastinya) pengertian kata-kata tertentu, sehingga tidak dapat diartikan atau ditafsirkan lain, karena bahasa Arab merupakan sarana untuk mempelajari agama Islam secara mendalam, sebab pokok ajaran Islam adalah al-Qur'an yang berbahasa Arab

Dalam membicarakan tentang bahasa Arab, maka tidak lepas dari pengertian bahasa pada umumnya. Oleh karena itu sebelum penulis mengemukakan pengertian bahasa Arab secara terperinci, terlebih dahulu penulis akan memberikan pengertian bahasa itu sendiri.
Ada beberapa pendapat para pakar tentang pengertian bahasa, antara lain dapat penulis kemukakan sebagai berikut :
Dalam kamus bahasa Indonesia dikatakan sebagai berikut :
Bahasa Adalah sistem dari pada lambang (tanda yang berupa sembarang bunyi-bunyi bahasa) yang dipakai orang untuk melahirkan pikiran dan perasaan, misalnya memperluas pengetahuan dan perkataan. Perkataan yang dipakai oleh suatu bangsa (suku bangsa, negara, daerah dan sebagainya) misalnya bahasa Indonesia, bahasa Batak, bahasa Jawa.

Syaikh Mustafa al-Gulayayniy memberikan pengertian bahasa sebagai berikut :
اللغةالفاظ يعبربهاكل قوم عن مقاصدهم
Artinya :
"Bahasa adalah kata lafal yang digunakan oleh setiap orang (kaum) dalam menyampaikan maksud mereka."
Senada dengan pendapat di atas, Ahmad Al-Hashimiy memberikan pengertian sebagai berikut :
اللغة فعل لسانىاوالفاظ يأتى بهاالمتكلم ليعرف غيره ما فى نفسه من المقاصد والمعانى
Artinya :
Bahasa adalah perbuatan ilmiah lidah (ucapan lisan) atau beberapa lafal yang diucapkan si pembicara untuk memberitahukan orang lain mengenai apa yang diucapkan si pembicara untuk memberitahukan orang lain mengenai apa yang terdapat pada dirinya dari beberapa maksud dan tujuan.

Selanjutnya dalam buku Problematika Bahasa Arab oleh Kusno Budi Santoso, dijelaskan bahwa bahasa sebagai alat untuk berkomunikasi adalah merupakan rangkaian bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap secara sadar dan diatur oleh suatu sistem.
Oleh karena itu dapat dipahami bahwa bahasa adalah merupakan alat tersendiri yang dipergunakan untuk berkomunikasi yang terdiri dari kata yang harus mengandung pengertian dan maksud tertentu.
Selanjutnya penulis akan mengemukakan pengertian bahasa Arab sebagai berikut :
Menurut Syaikh Mustafa al-Gulayayniy :

اللغة العربية هى الكلمات التى يعبربها العرب عن اغراضهم
Bahasa Arab adalah kalimat yang dipergunakan bangsa Arab dalam mengutarakan maksud/tujuan mereka.

Adapun Ahmad al-Hasyimiy mengemukakan bahwa:

ومن ذلك لغتناالعربية الاصوات محتوبة بعض علىالحروف الهجائية
Oleh sebab itu bahasa Arab adalah suara-suara yang mengandung sebahagian huruf hijayyah.

Defenisi bahasa Arab yang dikemukakan oleh dua orang pakar di atas, isi dan redaksinya saling berbeda tetapi maksud dan tujuannya sama. Oleh karena itu, penulis menarik kesimpulan bahwa bahasa Arab itu adalah alat yang berbentuk huruf hijaiyyah yang dipergunakan oleh orang Arab dalam berkomunikasi dan berinteraksi sosial baik secara lisan maupun tulisan.
Perlu dijelaskan di sini bahwa bahasa Arab dalam perkembangannya sudah banyak negara non Arab yang menggunakannya dalam percakapan sehari-hari. Sebagai contoh dapat kita lihat di negara kita sendiri pada beberapa pondok pesantren yang menggunakan bahasa Arab dalam percakapan sehari-hari. Disamping itu dapat pula kita lihat dari banyaknya kata-kata bahasa Arab yang diserap kedalam bahasa Indonesia. Bahkan bahasa Arab itu sudah menjadi bahasa resmi di Perserikan Bangsa-Bangsa (PBB).

19 Juni, 2009

Tak menolak undangan

gaelby - sapeKenapa jari kamu getaran gitu coy...? itulah yang terlontar dari mulut seorang bapak yang telah di karuniai tuhan seorang anak manis. Gaelby nama anak manis itu. tiada hujan tiada angin entah mengapa saya tiba-tiba akrab dengan Bapak itu. padahal saya belum cukup setengah tahun berada di kampung ini. mungkinkah, karena dia se-hobi dengan saya di dunia IT? mungkinkah karena dia mulai kencanduan ngeblog? aku tak tahu....
Ketika itu saya baru saja selesai membuat dan mengetik soal bahasa arab, yang digunakan saat ujian semester nanti. cuaca malam yang kurang bersahabat, dingin dan angin lumayan kencang, itulah penyebab menapa jari-jari saya getaran.

seingat saya... ketika saya diundang hadir di rumah bapak tadi, tak pernah nolak! kenapa ya.....
Seperti biasa... bila saya hendak melakukan sesuatu, di pertimbangkan terlebih dahulu, di pikirkan, setalah itu mengambil kesimpulan cepat dan tepat. begitu pula ketika seorang bapak tadi mengundang saya, namun saya tak pernah menolak, itu karena saya telah mengambil kesimpulan. bahwa setiap undangan beliau selalu ada sesuatu yang bernilai positif. terlebih lagi... kopinya itu lho.... yang selalu menyamput kedatangan saya, makanya saya ga bosan-bosan di undang oleh bilau.

17 Juni, 2009

Pondok Pesantren Darussakinah Sape

YAYASAN PENDIDIKAN DAN SOSIAL "ASSAKINAH"
PONDOK PESANTREN DARUSSAKINAH
MTs DARUSSAKINAH SANGIA SAPE
Sekretariat: Jln. Lintas Sape-Wera Desa Sangia Kec. Sape Kab. Bima NTB




A.Profil Pondok Pesantren Darussakinah


Pondok Pesantren Darussakinah didirikan tahun 1984 yang berlokasi di Desa Sangia Kecamatan Sape Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat. Yapensos "Assakinah mengelola Pondok Pesatren ini merupakan salah satu pondok pesantren yang sedang berkembang di Kecamatan Sape. Sejak berdirinya hanya mengasuh 15 orang santri dan memiliki sarana gedung satu lokal. Dengan adanya kepercayaan terus menerus dari masyarakat Kecamatan Sape khususnya dan Kabupaten Bima umumnya, minat masyarakat untuk masuk di pondok ini terus meningkat sehingga sampai dengan tahun 2008 pondok pesantren Darussakinah telah menamatkan santri sebanyak 275 santri, sedangkan santri yang masih aktif sekarang sebanyak 285 orang.

B.Visi dan Misi


Pondok Pesantren Darussakinah memiliki visi ingin mewujudkan sumber daya manusia yang memiliki iman dan ilmu berkualitas unggul dan berbudi luhur. Sedangkan misinya adalah a) melaksanakan konsep kurikulum terpadu yang konmprehensip dan berimbang antara agama dan ilmu umum; b) membentuk kepribadian santri yang bermartabat dan bermanfaat bagi dirinya, orangtua, masyarakat, bangsa dan Negara; c) mengembangkan potensi dasar santri sehinga memiliki IPTEK dan IMTAK yang mulia.

C.Lembaga Pendidikan


Pondok Pesantren Darussakinah juga mengelola lembaga pendidikan formal yaitu
1. Madrasah Ibtidaiyah (MI)
2. Madrasah Tsanawiyah (MTs)

D.Tenaga Pengasuh


Adapun pengasuh tetap pondok pesantren Darussakinah adalah:
1. Ridwan H.A. Hamid, S.Ag.
2. Syaiful Mubarak, S.Ag.
3. Syaiful H.A. Wahab, S.Ag.
4. Maryati, S.Pd.
5. Diah Sulistianingsih, S.Ag.
6. Abdul Munir, S.Pd.I
7. Aminuddin, S.Ag.
8. Kurniati, S.Pd.
9. Asni, S.Pd.
10. Syarifuddin, S.Pd.
11. Sri Sukmawati, S.Pd.
12. Eka Rahmawati, S.Pd.
13. Hairuddin, S.Pd.
14. Nurhidayah, S.Pd.
15. Wahyuni, S.Pd.
16. Faisyah Nur Qomariyah, S.Pd.
17. Khairunisa, S.Pd.

E.Fasilitas Penunjang


Untuk memperlancar aktivitas belajar mengajar, Pondok Pesantren telah memiliki fasilitas penunjang antara lain:
1. Gedung asrama santri sebanyak 2 (Dua) lokal
2. Gedung Tempat Belajar Mengajar 6 (Enam) lokal
3. Gedung Kantor 1 (satu) lokal

F. Rencana Pembangunan


Untuk melengkapi fasilitas di pondok pesantren, akan dibangun:
1. Pembangunan Masjid Jami' Darussakinah yang membutuhkan anggaran sebesar Rp. 540.000.000,-
Sehubungan dengan keterbatasan anggaran yang ada, Pondok pesantren Darussakinah baru dapat membangun pondasi dasar Masjid Jami’, sehingga diharapkan adanya bantuan/sumbangan dari para dermawan untuk melanjutkan pembangunan Masjid tersebut.
2. Pembangunan Gedung Perpustakaan Pondok Pesantren 1 (satu) lokal yang membutuhkan anggaran Rp. 100.000.000,-
3. Pembangunan Gedung Laboraturium Bahasa dan Komputer 1(satu) lokal, membutuhkan anggaran sebesar Rp. 150.000.000,-

G.Penyaluran Sumbangan


Bagi Para Dermawan yang ingin menyumbang sebagai amal jariyah, kami tidak hanya menerima sumbangan berupa dana tetapi juga berbentuk barang/material.
Apabila ingin menyumbang dalam bentuk dana, dapat di transfer melalui rekening BRI A.n. Ponpes Darussakinah nomor rek. : 4710-01-007136.538
Sedangkan para dermawan yang ingin menyumbang dalam bentuk barang/material, dapat dikirim ke alamat: Pondok Pesantren
Darussakinah Jln. Lintas Sape-Wera Desa Sangia Kecamatan Sape Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat, 84182

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi pengurus Pondok Pesantren Darussakinah:
1. Syaiful Mubarak, S.Ag. HP. 081 339 774808
2. Maryati, S.Pd. Hp. 085 239 566048

H.Penerimaan Siswa Baru


MTs Darussakinah menerima siswa setiap tahun dan pada tahun ajaran 2009/2010 telah dibuka pendaftaran untuk siswa baru mulai tanggal 10 Juni s/d 11 Juli 2009. Adapun persyaratan pendaftaran sebagai berikut:
1. Fotocopy ijazah SD/MI rangkap 3 (tiga) yang dilegalisir
2. Fotocopy Raport dari kelas 1 s/d 6
3. Pas foto hitam Putih 3 x 4 cm 4 (empat) lembar
4. Surat Keterangan hasil Ujian Nasional (UN)
5. Mengisi Formulir Pendaftara

Alnect Computer - Vanbook NO1GA2

Siang ini saya kedatangan tamu gadis cantik, dia membawa sebuah laptop mungil yang sangat selaras dengan rupanya yang begitu menawan. Hingga saat aku mengetik postingan ini tak mampu melepaskan bayangan cantiknya yang berseri.
Saya tak peduli laptop apa yang digunakannya, namun yang tertanam dalam piker-ku saat ini, bagaimana saya bisa memiliki sebuah laptop. Bayangkan saja ketika saya mau “ngenet” harus ke sekolah. Sebab di rumah tak ada PC apalagi sebuah laptop yang tersebar kabar harganya cukup mahal.

Segeralah saya mencari tahu… berapa harga sebuah laptop dan apa yang cocok sesuai kebetuhan-ku. yang bekerja sebagai guru honorer pada sekolah tingkat atas.

Maka dengan mengikuti irama filling dan gerakan tangan meng-klik beberapa link yang ber-tautan ke tulisan laptop atau notebook. Maka tertuju ke sebuah web store, Alnect Computer – demikian nama web itu tertera atas bagian kiri dengan latar dominan warna hijau lembut. Saya suka warna hijau apalagi yang lembut seperti web yang telah saya telusuri ini untuk temukan suatu kesimpulan produk yang di cari.


Disana terdapat sebuah vanbook menarik… menarik dari sisi mana-nya? seperti biasa ketika seseorang hendak membeli sebuah produk elektronik atau jinis lain, umumnya konsumen menangakan "berapa harganya" meskipun saat itu belum tahu pesis bagaimana spesifikasi dari produk itu. Namun bagi saya pribadi, spesifikasi dari produk itulah yang menjadi patokan utama.

Bagaimana dengan produk-produk pada web store "Alnect Computer" ini? Apakah harganya hanya mampu dijankau oleh masyarakat papan atas "modal banyak" saja? Ataukah hanya orang-orang yang rutinitas dalam kantor elit dengan dasi-nya yang melambai-laimbai di hempas angin saat keluar dari kantor hendak memasuki mobil sedan mengkilap dengan sopir pribadinya.

Sungguh hal di atas, tidak... Sekali lagi saya katakan tidak...
3.229.000 Rupiah "bukan dollar Amerika lho...!!" saya kira ini, sesuatu di luar pra-sangka saya atau mungkin juga anda. Saya sadar ekonomi saya, ekonomi seorang guru honorer… namun setelah di kalkulasi ulang ternyata hanya dalah tempo 3 bulan ke-depan, telah memiliki sebuat notebook/vanbook keren dengan spesifikasi hebat.

Vanbook No1GA2, ber-prosessor "Intel Atom N230 1.6 GHz" ram bawaan "DDR2 1 GB" dan kapasitas hardisk "160 GB" sedangkan fasilat lain yang tak kalah pentingnya adalah dilengkapi dengan Card reader, USB 2.0, wab cam dan Wifi wireless yang menggunakan chipset Atheros.

Seuatu kesempurnaan, suatu produk bila di dukung oleh performan dan ketahanan yang memadai, namum pada produk Vanbook NO1GA2 ini lebih dari memadai, terbukti dengan layer LCD 10.2 inc WXGA 1280x600 dan battery memiliki berat 1.26 Kg.

Netbook keluaran advan dengan mengusung performa dari prosesor Atom keluaran Intel berasitektur 45nm . Lebih hemat daya dalam penggunaan baterainya. Performa yang cukup baik ditunjukkan netbook ini. Dengan berat hanya 1,2Kg netbook ini cukup mudah dibawa kemanapun Anda menginginkannya.


16 Juni, 2009

Rade Nae Kembalinya orang Sape

Tiba-tiba siang tadi, saya terpanggil untuk melihat sesuatu. Entah mengapa sudah sekitar 6 bulan di desa ini. Saya tak pernah kunjungi desa seberang. Parangina, nama desa itu. Desa yang termasuk memiliki wilayah terluas setelah desa Sangia di kecamatan ini. Dulu sebelum terjadi pemekaran desa! Desa yang kutinggali ini merupakan bagaian dari wilayah-nya. Raioi nenek moyang kami memberikan nama desa ini.
Suatu ketika ada teman bertanya apa sih arti Rai-oi tersebut? "Lari air" itu bila diterjemahkan kedalah bahasa Indonesia standar. Namun bila di artikan dengan bahasa filosof-nya adalah "air yang lari" atau "air-nya pindah-pindah".
Orang tua kami menggali sumur kadang puluhan meter kedalamannya, namun kadang juga tak sampai 10 meter. Maka dari situlah desa ini dinamakan bahwa airnya lari-larian atau pindah-pindah. Demikian cerita tetangga saya yang cukup tua.
Sementara diantara dua desa ini telah disepakati oleh masyarakat untuk dijadikan sebuah "Kuburan Umum". Luasnya kurang lebih 5 hektar.
Siang itu saya sejenak melirik ke sekelompok anak muda yang duduk di atas beberapa nisan yang telah dipugar semen. Mereka balas menanap saya dengan tatapan sangat tajam, enggan berkedip, seakan ingin menarik saya lalu memakannya hidup-hidup. Saya tak mengerti apa gerangan yang terjadi. Adakah kesalahan pada pakaian dan penampilan saya? Adakah saya melempar mereka? Ataukah saya melarang mereka duduk di atas nisan itu, pikirku saat itu sambil menggeser pandangan kearah yang lebih jauh dari meraka.

Segera saya berlalu menuju desa Parangina, motorku si hitam dengan suaranya yang jantan, membuat mereka semakin terusik. "Kurang di ajar itu anak" dugaanku seperti itu yang meraka katakan setelah saya jauh dari mereka.

Sampailah saya di desa parangina, perubahannya tidak terlalu pesat semenjak terakhir kali saya mendatanginya sekitar 17 tahun yang lalu. Sesaat teringat dengan wajah teman. Sebenarnya dia itu merupakan senior saya sewaktu sekolah di Makassar dulu. Segeralah saya mengarah-kan stir motor menuju ke rumah beliau. Kebetulannya saat itu dia belum beranjak dari rumah. Singkat cerita, kami saling bercerita, saling tanya sesuatu yang berkaitan dengan Makassar, keadaan teman-teman lama dan juga sedikit mengarak ke pesoalan pribadi dan jodoh.

Di tengah pembicaraan kami, saya langsung menyilap dengan pertanyaan yang tak ada hubungannya dengan pembicaraan kami dari tadi.

"Siapa beberapa pemuda yang duduk di kuburan tadi?" saya bertanya sambil menggayungkan tangan kanan di bahunya.
"Mereka itu hampir tiap hari duduk-duduk disana" jawabnya santai.
"Apa yang mereka lakukan siang bolong gini?"
Oh… biasalah anak-anak yang tidak ada kerjaannya” dengan ekspresi ingin mengatakan tak usalah dibicarakan itu
Tak ada kerjaan gimana? Kembali saya menegaskan pertanyaan karena memang tak mengerti
"Mereka itu kerjanya hanya menatap langit". Sambil tersenyum cuek…

Saya terdiam beberapa detik, mencari jawaban sendiri apa maksud dari "menatap langit".
Dengan tak disengaja, saya menatap ke atas. Mengespresikan maksud dari ungkapan tadi. Saya sempat berpikir… apa bagusnya menatap langit siang-siang gini, yang dilihat hanyalah langit biru yang dibayangi awan-awan tipis berwarna putih. Kalau sore hari, mungkin pemandangan-nya sedikit indah, tapi ini siang bolong.

o…o…. saya ingat, ketika saya perhatikan mereka tadi di sana ada botol di letakkan samping pemuda yang memakai topi kuning kusam.

Lalu saya membayangkan sebuah botol, yang sekilas terlihat gambar topi “semacam topi yang di gunakan bapak pramuka dunia” itu. Disinilah saya mendapat sebuah jawaban… ternyata, maksud dari ungkapan menatap langit itu adalah "minum". Minim dengan botol-nya.

**************
Hati-ku berontak, pikirku cepat, separah inikah generasi desa-ku, generasi kecamatan-ku, semoga tidak seperti ini generasi kabupaten-ku. "BIMA" yang katanya orang bergama, berakhlak, mengerti serta membumikan Al-Qir’an. Siang bolong saja, mereka menyempatkan diri untuk melakukan hal seperti ini, bagaimana dengan waktu diluar waktu itu! seperti malam hari, tengah malam…
Bukan-kah…. Alasan Rasulullah menyuruh kita untuk selalu menziarahi kubur itu agar kita sadar bahwa kita juga akan bergabung seperti mereka yang telah mendahului kita?
Buakankan minum keras “haram” itu, akan merusak segala apa yang terbaik dari diri kita? Akhlak, pikiran, badan dan ini jelas al-qur’an mengatakan perbuatan “syetan” yang terkutuk. Tahukah kamu apa arti terkutuk itu?.............

Namun……. Namun……….. namun………
Kenapa meraka justru melakukan hal itu di tempat yang harusnya meraka sadari dan berpikir bahwa meraka juga akan mati?
Separah apakah pikiran meraka? Sehingga tidak dapat berpikir apa dan dimana mereka melakukannya.
Wajarlah…. Sampai-sampai Rasulullah pernah katakan "mereka yang telah melakukan minum "minuman keras" sebanyak 4 (empat) kali darahnya halal "di bunuh". Sebab mereka ini tak mampu lagi berpikir secara sehat, mereka telah di kuasai oleh makhluk "terkutuk".

"Rade" itu bahasa bima-nya "nggahi mbojo" kuburan, sebagai saksi kemunduran masyarakat kami. Masyarakat yang mengaku beragama Islam, sedang dalam Islam hal ini sangat dilarang. Masyarakat yang mengaku "generasi modern", sedang arti modern bukan seperti itu, melainkan modern dalam berpikir sehingga membentuk generasi yang kreatif, inovatif, berakhlak dan semakin sadar keber-ada-an dirinya hidup di dunia ini. Masyarakat yang berada dibawah motto :"MEMBUMIKAN AL-QUR’AN", jangan-kan mengerti al-qur’an melihatnya saja tak pernah apalagi dibacanya, terlebih lagi diaplikasikan pada perbuatan.

Rade raioi-parangina… masih banyak kisah dan cerita padanya. Semoga masyarakat-nya berpikir dan sadar, apa tanda-tanda dari peristiwa yang terjadi disana.

13 Juni, 2009

Doro Kabuju - Identitas Sape

doro kabuju lokasi sape800 meter dihitung dari dasar rumah yang kutinggali sekarang, dibelah sungai besar yang tak dialiri air, kabar hujan tak lagi terdengar, diramaikan sekelompok masyarakat mengadu nasib dengan menggali pasir, berharap suatu ketika ada yang datang menawarkan hasil keringat itu.
Doro kabuju, demikian masyarakat disini menamakan sebuah gunung yang memiliki banyak mithos. Terlihat jelas dari jendela rumah disampingnya tertatar sebuah media elektronik "televisi" yang saat ini sedang menyiarkan acara "Mama dan AA" pada sebuah program TV swasta yang akhir-akhir ini sudah jarang dijumpai di masyarakat kami menonton-nya. Indosiar – itulah yang tertera pada sudut kanan atas layar.
Banyak pohon rindang, hewan liar, babi hutan serta nampak hijau lembut segarkan mata, mengawali aktivitas mata, kicau burung sangat dekat di telinga, hembusan angin tanpa kontaminasi polusi, masih teringat hal itu sebelum saya merantau ke Makassar dulu. Namun kini….

Doro Kabuju dari atas
Doro Kabuju di Photo dari atas
 ... kurindukan suasana "nggalo wawi" setelah orang-orang berhamburan dari sebuah lapangan masjid desa sejak 1 setengah jam lalu dengan khusu’ bertakbir, tahmid dan tahlil pertanda hari itu tanggal 1 syawal.
... kunantikan program pemerintah daerah, melakukan penghajauan kembali kabuju-ku terlihat hanya pohon kecil yang sedang berjuang dan tinggal menunggu giliran punah.
Inikah pertanda? Saya yakin tuhan tak akan menguji dengan kapasitas yang lebih terhadap hambanya! Bila ini merupakan pertanda teguran dari tuhan? Sadarkan masyarakat setempat? Pernakah mereka sadari terjadinya perubahan yang sangat. Ataukah hati dan pikiran mereka telah tertutup oleh gemerlapnya dunia dan segala bentuk keserakahan mereka, sehingga telah diperlihatkan pertanda yang jelas saja mereka tak sadari apalagi yang tersembunyi.
"Ina Nenggu" dan "Kopa Koka" yang selalu diceritakan teman-teman, hingga kini para pakar sejarah dan arkeologi tak mampu memberikan data rinci, memastikan pada masa kepemimpinan siapa, terjadi karena apa, ataukah tahun berapa ini terjadi, belum lagi mengungkit sosok ular raksasa "Sawa Wadu" di atas kampo "Dea".

Doro Kabuju dari atas sebesar kabupaten bima
Doro Kabuju dalam Kabupaten - BIMA
 Belum sah tamu-nya seseorang, bila tak mampu menjelaskan kabuju secara umum, ketika orang itu di tanya

"pernahkah kamu ke sape?"
Ya… sudah beberapa kali
Coba ceritakan sedikit tentang sape?
Yang saya masih ingat…. Wilayahnya dikelilingi gunung-gunung, kendaraan umumnya "benhur", dan gadisnya cantik-cantik.
Tidak-kah kamu melihat gunung ditengah kecamatan itu?
Rasanya tidak…. Cuman di sekelilingnya aja.


Doro Kabuju dalam Propinsi - Nusa Tenggara Barat
 Percakapan dua orang yang saya tak kenal itu masih terus berlangsung lama, namun sangat tajam menyelip ditelinga ketika mereka kengeluarkan kata-kata sape, sore itu di sebuah terminal kota surabaya hendak beranjak ke kota malang. "rasanya tidak, cuman di sekelilingnya aja" ini suatu kekeliruan. Tahun itu saya masih ber-status mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri di Makassar. Sementara kakak sulung saya, sedang melanjutkan kuliah untuk meraih gelar Doktor di jurusan Ekonomi pada kampus Brawijaya Malang.
Doro Kabuju dari atas
Doro Kabuju dalam Negara - Pepublik Indonesia
Ketika itu saya senang berkelana dari kota ke kota, desa ke desa juga pulau ke pulau. Saat itulah saya berlalu menginggalkan Makassar menuju surabaya melalui perjalanan laut, lalu menuju malang. Sementara, di kampung sana tidak pernah terdengar desak-desus adanya pemekaran. Pemekaran terjadi sekitar tahun 2002, sape di mekarkan menjadi dua kecamatan yaitu Kecamatan Sape sendiri (menggambil posisi utara) dan kecamatan lambu berada di bagian selatan. Sebelum di bagi, gunung KABUJU letaknya tepat ditengah wilayah ini "wilayah Kecamatan Sape".




Doro Kabuju dari Arah Utara (di photo dari desa kowo)
 
Terdengar kabar… bahwa wilayah ini akan di satukan kembali, namun bukan sebagai wilayah kecamatan, melainkan sebagai wilayah kabupaten yaitu BIMA TIMUR.