09 Agustus, 2010

Sejarah Sosial Pendidikan di Indonesia

A. Pendahuluan
Kalau kita berbicara tentang pendidikan Islam di Indonesia, sangatlah erat hubungannya dengan kedatangan Islam itu sendiri ke Indonesia. Dalam konteks ini Mahmud Yunus mengatakan, bahwa Sejarah Sosial Pendidikan Islam di Indonesia sama tuanya dengan masuknya agama tersebut ke Indonesia. Hal ini disebabkan karena pemeluk baru agma Islam sudah barang tentu ingin mempelajari dan memahami lebih mendalam tentang ajaran-ajaran Islam. Ingin pandai shalat, membaca al-Qur’an, sehingga menyebabkan timbulnya proses belajar tentang agama Islam, meskipun bentuknya masih sangat sederhana.
Dari sinilah mulai timbul pendidikan Islam, di mana pada mulanya mereka belajar dirumah-rumah, langgar/surau, masjid dan kemudian berkembang menjadi pondok pesantren. Setelah itu baru timbul sistem madrasyah yang teraratur sebagaimana yang kita ketahui sekarang ini.


B. Periodesasi sejarah sosial pendidikan Islam di Indonesia
Pada bagian terdahulu telah dikemukakan bahwa pendidikan Islam di Indonesia sama tuanya dengan Islam itu sendiri di Indonesia, dan tentu saja tidak terlepas dari sejarah Islam pada umumnya. Karena itulah periodesasi Sejarah Sosial Pendidikan Islam di Indonesia berada dalam periode-periode sejarah Islam itu sendiri.
Pendidkan Islam tersebut pada dasarnya dilaksanakan dalam upaya menyahuti kehendak umat Islam pada masa itu dan pada masa akan datang yang dianggap sebagai need of life.
Prof. Dr. Harun Nasution, secara garis besar membagi Sejarah Sosial Pendidikan Islam ke dalam tiga periode, yaitu periode klasik, pertengahan dan medern.
Selanjutnya pembahasan tentang lintasan atau periode Sejarah Sosial Pendidikan Islam itu sendiri, sebagai berikut:
1.Periode pembinaan pendidikan Islam, yang berlangsung pada masa Nabi Muhamma Saw. Selama lebih kurang dari 23 tahun sejak beliau menerima Wahyu pertama sebagai tanda kerasulannya sampai wafatnya.
2.Periode pertumbuhan pendidikan Islam, yang berlangsung setelah wafatnya Rasulullah Saw. sampai pada akhir kekuasaan Bani Umayyah, yang diwarnai oleh penyebaran Islam ke dalam lingkungan budaya dan kondisi sosial di luar bangsa Arab.
3.Periode kejayaan pendidikan Islam, yang berlansung sejak permulaan Daulah Bani Abbasiyah sampai dengan jatuhnya Bagdad yang diwarnai dengan perkembangan secara pesat ilmu pengetahuan dan kebudayaan Islam sampai mencapai puncak kejayaannya.
4.Tahap kemunduran pendidikan, yang berlangsung sejak sejah jatuhnya kota bagdad sanpai dengan jatuhnya Mesir oleh Napoleon di sekitar abd ke-18 M yang ditandai oleh lemahnya kebudayaan Islam dan perpindahan pusat-pusat pengembangan kebudayaan dan peradaban manusia ke dunia barat.
5.Tahap pembaharuan pendidikan Islam, yang berlangsung sejak pendudukan Mesir oleh Napoleon di akhir abad ke-18 sampai sekarang ini, yang ditandai dengan masuknya unsur-unsur budaya dan pendidikan modern dari dunia Barat ke dunia Islam.
Sementara itu, kegiatan pendidikan Islam di Idonesia yang lahir dan tumbuh serta berkembang bersamaan dengan masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia. Sesunguhnya merupakan pengalaman dan pengetahuan yang penting bagi kelangsungan perkembangan pendidikan Islam dan umat Islam, baik secara kuantitas mapun secara kualitas.
Pendidikan Islam itu bahkan menjadi tolak ukur, bagaimana Islam dengan umatnya telah memainkan perannya dalam berbagai aspek sosial, polotik maupun budaya. Oeh karena itu dalam rangka melacak Sejarah Sosial Pendidikan Islam di Indonesia dengan periodesasinya, baik bagi pemikira, isi, mapun pertumbuhan organisasi dan kelembagaannya tidak mungkin terlepas dari fase-fase yang dilaluinya. Fase-fase tersebut secara periodesasi dapat dibagi menjadi:
1.Periode masuknya Islam ke Indonesia
2.Periode pengembangan dengan melalui proses adaptasi
3.Peride kekuasaan kerjaan-kerajaan Islam
4.Periode penjajahan Belanda
5.Periode penjajahn Jepang
6.Periode kemerdekaan I (orde lama)

Catatan:
Makalah di atas belum lengkap, maka silahkan Download makalah lengkapnya...
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan titip komentar anda..