Published April 23, 2012 by with 0 comment

Kinca

Semalam atau pada posting FasaPay Layanan Pembayaran Online Indonesia Cepat dan Aman sebelumnya, saya sempat lontarkan satu kosa-kata bahasa Bima. Nah, sekarang kita semakin diperkaya lagi dengan kata "Kinca". Kinca (buah) berasal dari bahasa Bima, orang tanah Jawa biasa menyebutnya dengan buah "Kawista". Namun, kata kawista ini masih tanda tanya.
Pertanyaannya sekarang adalah "kenapa tiba-tiba bahas Kinca?". Kebetulan, barusan datang keluarga dari kampung (Sape-Bima) dan membawa kinca ini. Muncul ide untuk menulis tentangnya. Siapkan kopi, mandi lalu shalat, ambil notebook dan konek internet. Setelah terkonek, hal pertama dilakukan adalah googling dengan kata kunci "FasaPay Layanan Pembayaran Online Indonesia Cepat dan Aman", Oh.., sudah semakin maju. Tadi pagi berada di halaman 9 namun sore ini sudah lompat ke halaman 4.
Setelah itu, mencari referensi tentang kinca ini. Mungkinkah ada seseorang mengabadikannya di Internet?. lagi-lagi saya beruntung, 2 sumber mengabadikannya Ademataho dan Petrichor. Terlepas dari posting 2 sumber tadi, saya juga ingin bercerita sedikit tentang Kinca ini, karena memang mereka tidak terlalu banyak menjelaskannya.
Buah Kinca, merupakan salah satu media bagi masyarakat Bima untuk bersilahturrahim, maksudnya? buah kinca kurang asyik bila dimakan sendiri, artinya ketika mau makan kinca ini asyiknya berjamaah (rame-rame). Biasanya juga, sebelum dihidangkan, kinca ini di rendam terlebih dahulu kurang lebih 2 hari, tujuannya agar buahnya tak kecut lagi. Setelah itu barulah di rujak.
CKGCVZC4NQEC

0 comments:

Posting Komentar

Silakan titip komentar anda..